Mod Podge time !!!!

Yeaaa !! Akhirnya saya punya waktu untuk mencoba decoupage (apa sih bahasa Indonesianya) dengan menggunakan Mod Podge.

modpodge

Dari mana saya kenal Mod Podge? Dari internet, setelah saya mencari berbagai macam cara untuk melapisi boks2 karton bekas dengan kertas kado (wrapping paper)

Saya sudah sempat menggunakan lem FOX, lem Rajawali, selotip 2 sisi, lem UHU stick …. dan semuanya berhasil !

Tapi masalahnya, setelah sekian bulan dipakai, kertas kado mulai mengelupas dari boks. Dan membuat saya harus mengelem ulang bagian yang mengelupas itu.

Belum lagi masalah kertas yang jadi mengkerut keriput karena lemnya mengering.

Jadi begitu ada waktu untuk mencoba, saya langsung mengeluarkan Mod Podge dan beraksi !!

Box yang mau saya gunakan untuk eksperimen pertama ini adalah box hadiah natal anak dari sekolahnya. Dalam pikiran saya, paling tidak boxnya bisa dipakai anak untuk menyimpan mainannya. Sekaligus menguji ketahanan Mod Podge ‘menghadapi’ anak laki2 yang aktif dan rough.

Ini bahan-bahan utamanya :

Image

Mod Podge Gloss

Box karton

Kuas ETERNA 2″ (kebesaran. mungkin ukuran 1″ lebih ideal untuk masuk ke dalam botol Mod Podge)

Image

Kaleng bekas untuk mencuci kuas

bahan tambahan : cutter dan penggaris atau pita pengukur

(Sayang saya lupa memotret tahap waktu saya mengoleskan Mod Podge ke box karton)

Caranya cukup simpel :

1. Siapkan bahan-bahan

2. Bersihkan bahan dari debu dan kotoran yang menempel

3. Kuaskan Mod Podge secara merata ke permukaan yang akan ditempeli (tidak perlu terlalu tebal)

4. Tempelkan bahan (kertas)

5. Haluskan bahan (kertas) di atas lapisan Mod Podge supaya menutup sempurna

6. Kalau perlu gunakan botol Mod Podge (seharusnya foam roller) untuk menghaluskan permukaan

foam roller

7. Tunggu k.l. 4 jam sebelum melapisi kertas dengan lapisan Mod Podge, untuk mencegah kertas terkelupas

Ini hasilnya, setelah kertas menempel di box. Ada sedikit kerutan yang kelihatan. Mungkin juga karena di bawahnya ada lakban.

setelah lapisan pertama

Di bagian ini (dekat ujung kanan bawah) terjadi sedikit kecelakaan !! Ada setitik Mod Podge yang terlihat, jadi saya hapus saja dengan tissue. Masalahnya, saya lupa bahwa setelah kertas ditempelkan, harus ditunggu selama k.l. 4 jam sampai Mod Podge benar2 mengering. Jadi begitu saya gosok kertasnya dengan sedikit kasar, kertas jadi mengelupas. Sedikit sekali sih. Lumayan, pelajaran 1

bagian yg mengelupas

Di bagian ini juga terlihat sedikit kerutan. Lagi-lagi di bagian atas lakban.

bagian samping

Mungkin sebaiknya lakban bagian bawah saya lepas saja, sebelum melapisinya dengan kertas 🙂

Setelah menunggu lebih dari 4 jam, akhirnya saya mengoleskan lapisan Mod Podge kedua

Dan waktu lapisan kedua ini sudah cukup kering, saya memperhatikan sesuatu yang sebelumnya ngga kelihatan : warna dasar karton kelihatan! Untungnya tidak terlalu jelas terlihat. Hanya samar2 saja. Di foto juga tidak kelihatan kan? Saking gelapnya 😦

Lucunya, justru box bagian samping yang mulus lapisannya. Bagian atas malah mengkerut (butuh suntik collagen deh) 🙂

second coat

Oya, sambil menunggu waktu, saya melapisi bagian samping dengan kertas kado yang sama.Niatnya sih mau saya pasang sekeliling bagian samping. Apa daya, salah menghitung dan meletakkan motif 😦 Jadinya cuma 1 sisi bagian samping yang dilapisi kertas

side first coat

side first coat A

Ini lapisan keduanya (lebih mulus setelah lakban dilepas)

side second coat

Ada beberapa pelajaran yang saya dapat dari penggunaan Mod Podge dengan bahan kertas kado dan box karton :

1. Perhitungan kertas untuk lapisan perlu dipikirkan dengan baik. Supaya tidak menyesal setelah ditempel. Dan supaya hasil akhirnya terlihat lebih pro.

2. Pengukuran kertas sebaiknya dilebihkan, untuk menghindari kelebihan kertas setelah ditempel. Lebih baik ada kelebihan kertas, sehingga bisa ditempel ke sisi lain, daripada mencoba memotongnya ! Bahkan dengan X-acto yang sangat tajam pun, saya tidak belum berhasil membuatnya jadi rapi.

3. Bila ada Mod Podge yang mengalir keluar dari bidang, diamkan saja, atau dihapus dengan lembut menggunakan kertas tisu/tisu basah.

Setelah ini saya ingin mencoba menggunakan Mod Podge dengan media kain dan ….. (belum kepikir apa yang mau dilapis)

Dan menunggu Mod Podge Matte dan foam roller datang 🙂

Sekian dulu sharing saya tentang Mod Podge untuk menjadikan rumah ini menjadi the House We Called Ours

Ciao ! Jesus Loves You

NB : untuk yang ingin membeli Mod Podge bisa langsung ke sini

 

Advertisements

28 thoughts on “Mod Podge time !!!!

  1. Mau nanya dong mod podge bisa buat paper beads kan? Because my daughter want to make it..btw where can i buy it in indonesia?thank you before

  2. Pingback: Mod Podge : ready stock !!! | thestorewecalledours

  3. buat nempel foto di kanvas gitu pake mod podge yang gmn? yg photo transfer tu maksudnya gmn? thanks ya 🙂

    • kalau mau nempel foto, bisa pakai mod podge matte/gloss/paper. Photo transfer itu gunanya untuk memindahkan gambar di foto ke media seperti keramik, kayu, dll. Jadinya gambar di foto kelihatan seperti diprint langsung di medianya. terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s