Jalan-jalan : Hotel, Motel, dll (part 3)

Selamat pagi semuanya !!!! Hari ini saya mau mengajak pembaca untuk ‘jalan-jalan’ ke pulau paling TOP di Indonesia, pulau Bali. Sepertinya begitu banyak yang bisa diceritakan tentang pulau ini. Dari daerah turis seperti Kuta dan Nusa Dua, sampai daerah sepi seperti Lovina dan Tulamben, semuanya serba menarik hati. Apalagi bagi para penggila olahraga air, Bali seperti surga untuk menyelam atau sekedar snorkeling.

bali rama 2

Kali ini saya ingin membagi cerita tentang Hotel Bali Rama. Hotel kecil ini terletak di daerah Renon, tepatnya di Jl. Hayam Wuruk, Denpasar. Meskipun begitu, lokasinya dekat sekali dengan Sanur. Hanya 10 menit naik mobil ke By-Pass Ngurah Rai, Sanur. Kalau kita ingin menjelajah Sanur, Ubud, dan Padang Bai, hotel ini tempatnya cukup strategis. Dan yang lebih penting lagi, hotel ini cukup dekat dengan tempat makan favorit kami di Sanur, yaitu warung  nasi ayam khas Bali, Kresna.

P1040027

Ini penampakan bagian depan hotel. Lumayan, halamannya bisa dimasuki 3-4 buah mobil. Lokasi hotel yang berada di jalan besar memudahkan tamu untuk mencari makan siang dan makan malam. Ada juga beberapa minimarket untuk memenuhi kebutuhan mendadak.

bali rama

http://www.thebaliramahotel.com/

Hotel ini kamarnya ngga banyak. Hanya 17 kamar tidur, yang tersebar di 2 lantai mengelilingi sebuah kolam renang mungil.

Bali Rama pool

Fasilitasnya cukup oke. Ada makan pagi gratis (pilihannya : nasi goreng atau mie goreng – yang termasuk di dalam tarif kamar-waktu itu saya dapat lewat agoda seharga 350ribu rp/malam) dan free wi-fi. Tapi free wi-fi nya hanya bisa didapat di sekitaran lobby. Karena waktu itu kami mendapatkan kamar di lantai 2, jadi ga dapat sinyal deh. Untungnya di sebelah lobby ada warung internet. Jadi saya beli voucher internet untuk 2 jam (k.l. 5000rp)

Ini tampilan lorong menuju kamar kami waktu itu (di sebelah kanan foto)

Bali Rama rooms at daylight

Ini kamarnya. Beda banget dengan tampilannya di agoda. Ranjangnya pas-pasan untuk kami bertiga (2 orang dewasa dan 1 anak usia 5 tahun). Tapi secara keseluruhan kamarnya bersih. Dan ada TVnya. Beruntung waktu kami datang pk. 7 pagi, kamar dalam keadaan kosong, jadi pk. 10 pagi kamu sudah bisa masuk dan beristirahat.

bali rama 3

Ini kamar mandinya. Bentuknya persegi panjang, dan model kamar mandi basah. Sayangnya wastafel kecil sekali, jadi agak sempit dan agak susah meletakkan sabun, gelas, sikat gigi dan pasta gigi. Belum lagi sabun mandi, shampoo, sabun cuci muka, dll. Jadi kalau mau mandi, saya menutup toilet dan meletakkan perlengkapan mandi di sana. Oya, hati-hati juga dengan keset kamar mandinya … tipis sekali. Tidak akan cukup untuk dipakai lebih dari 1 malam. Apalagi kalau habis berenang, dan memilih mandi di kamar ….

Bali Rama bathroom

Untuk keluarga dengan anak kecil, pasti suka dengan kolam renangnya, karena ada bagian yang khusus untuk anak-anak yang belum bisa berenang. Yang di sebelah kanan itu adalah lobi, sekaligus resto mungil untuk makan pagi

Bali Rama children's pool

Sekian dulu jalan-jalan kita kali ini. Post ini bukan merupakan promosi dari Hotel Bali Rama. Ini hanya sekedar pendapat saya atas Hotel Bali Rama.

Sampai jumpa di post berikutnya 🙂

 

Advertisements

Sarung bantal tanpa jahitan

Sebagai seorang perempuan, saya bisa menjahit. Yang simpel-simpel aja sih. Pasang kancing, memendekkan celana anak, …… Tapi kali ini saya pengen membuat sarung bantal. Bagaimana caranya? Sedangkan menjelujur saja ga bisa lurus ….

Ternyata ada cara praktis membuat sesuatu dengan kain. Cara pertama adalah dengan menggunakan lem kain. Tapi sepertinya cara ini kurang menarik. Lagipula saya tidak yakin hasilnya bisa rapi.

Cara kedua adalah dengan menggunakan fusible web, atau iron-on hemming tape.

iron-on hem tape(beli lewat amazon)

sy-iron-on-hemming-strip(beli di IKEA)

Saya mendapatkan cara pemakaiannya di 2 blog favorit saya, yaitu :

http://www.younghouselove.com/2010/02/nursery-progress-getting-the-hang-of-it/

dan

supplies

http://www.centsationalgirl.com/2011/03/no-sew-cloth-napkin-pillow-covers/

Masalah utamanya sekarang adalah : barangnya belum ada di tangan saya. Jadi saat ini saya hanya bisa bersabar menunggu, kapan sarung bantal ini bisa dikerjakan

Ikuti terus perjalanan saya di sini : the House We Called Ours !!